Dialog Kesunyian

#1
Sepasang sepatu hanyut dalam dialog sunyi bersama raknya.
Dengan bahasa yang diterjemahkan suasana,
bekas luka berdiri paling depan.
Jasad rasa kini hanya membeku tak berkomentar,
meski gelita terus saja mengusiknya.

#2
Dalam dialog yang berbeda ini,
kusaksikan pertunjukkan memilukan
dari serakan elan yang berantakan.
Dia yang mengumbar, kuperdengarkan.

 #3
Kedipanku berhenti disana,
dengan ragam sambutan menyakitkan.
Kupungut kembali apa yang bertebaran,
Kukokohkan lagi langkah hati yang masih saja menyesakkan
Terakhir, kurayu sekali keduanya,
Menjadikannya setara, di naung dialog kesunyian.


~
Pekalongan, 15 April 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tersampaikan

Memintal Kebencian