Tersampaikan

#1
Pada satu siang, ku jumpa tirai hitam di jendela
Ia terbuka.
Sedangkan daun pintu melambai, memutih.
Kusalamkan sudah cakapku pada bingkai biru
Yang tetap halukan senyum maya dibalik kacanya

#2
Ada yang menghadap bola mataku disini
wajah pias yang menunggu pesan-pesanku
Semedi manik matanya menanyaiku
Antara jelmaan ruang rindu dalam seteru

#3
Kusampaikan.
Tersampaikan.
Arwah lentik jari yang inginkan jabat tangan
Aku membawa pesan perdamaian
Dari tepian gelisah di ujung penantian.


~


Pekalongan, 13 April 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dialog Kesunyian

Memintal Kebencian