Sulut Dini Hari

#1
Sejenak, getar sesal menusuk telapak tanganku
Hadapkan duri-duri petir disamping dekap ceritaku
Kuhentikan disini saja.
Ihwal umpan ekor mata dilurus gulungan tikar

#2
Pada yang belum jelas rupa ini,
Kepul asap kopi menantang
Meminta retasan pagi secepatnya

#3
Izinkan aku untuk membakar janjimu
Ibaratkan aku sebagai sulut dini harimu
Sebablah aku,
detak langkah-langkah pengapmu.


~

Wiradesa, 14 April 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dialog Kesunyian

Tersampaikan

Memintal Kebencian